Simpan lagu & beri skor Masuk untuk mulai
Temukan
Editorial
Telusuri
Language
Keluar

Keluar dari akun?

Ya, keluar Batal

Kirim ulang email Tutup

Masuk ke whisp.fm

Simpan lagu favoritmu, beri rating, dan jelajahi musik bersama.

Lanjutkan dengan Google
atau

Belum punya akun?

Buat akun

Bergabung untuk simpan, nilai, dan diskusi bersama.

Lanjutkan dengan Google
atau
whisp.fm/u/

Sudah punya akun?

Reset kata sandi

Kami akan mengirim tautan reset ke emailmu.

Tautan dikirim ke . Periksa kotak masukmu.

Language

Indonesia English

Strawberry Guy Merilis “I’ll Never Feel That Young Again”, Sebuah Ode Nostalgia yang Penuh Harapan

Strawberry Guy Merilis “I’ll Never Feel That Young Again”, Sebuah Ode Nostalgia yang Penuh Harapan

Single terbaru Strawberry Guy menawarkan introspeksi mendalam tentang waktu dan kerinduan akan masa muda, menandai kembalinya ia setelah lima tahun.

W
whisp Newsroom
Editor Team

LONDON – Rilisan terbaru Strawberry Guy mengakhiri jeda lima tahun sang artis, menandai kembalinya seorang seniman yang karyanya telah mencapai miliaran aliran global.

Strawberry Guy, nama panggung Alex Stephens, merilis single “I’ll Never Feel That Young Again” pada 27 Mei 2026 melalui AWAL, menandai musik baru pertamanya dalam lima tahun. Lagu ini diproduksi sendiri oleh Stephens dan di-master oleh Matt Colton, pemenang Grammy Award yang dikenal atas karyanya dengan Arctic Monkeys dan Tame Impala. Rilisan ini menampilkan aransemen sinematik dan berkilauan.

Kembalinya Stephens ini menyusul album debutnya, Sun Outside My Window (2021), dan kesuksesan viral “Mrs Magic” yang dirilis pada 2019. Lagu tersebut secara tak terduga menjadi hit di TikTok, mengumpulkan lebih dari satu miliar streaming dan 11 juta pendengar bulanan. Fenomena ini menegaskan Strawberry Guy sebagai talenta unik di kancah musik indie-impressionist.

Sebuah Dialog Lintas Waktu dan Harapan yang Belum Terungkap

“I’ll Never Feel That Young Again” dari Strawberry Guy, Alex Stephens, adalah surat cinta melankolis penuh harapan untuk dirinya yang lebih muda, merefleksikan waktu dan kepolosan masa lalu. Stephens menyebutnya “lagu harapan” bagi versi dirinya yang “kurang berkembang hari ini,” mengakui kerinduan dan keinginan membimbing. Aransemen sinematik yang ia produksi sendiri dan di-master Matt Colton memperkuat nuansa nostalgia, seperti diulas pada laman lagu ini.

Baca makna lagu I'll Never Feel That Young Again dari Strawberry Guy beserta liriknya di sini:

Discussion

Be the first to share your thoughts on this article.