JAKARTA – Parade Hujan meluncurkan single “Laju” pada tahun 2026, menegaskan kembali eksistensi formasi reuni yang kini menjadi identitas musikal baru mereka.
Grup musik Parade Hujan, yang merupakan evolusi dari Payung Teduh setelah Mohammad Istiqamah Djamad (Is) kembali bergabung pada akhir 2022, terus menorehkan karya. Perubahan nama ini merepresentasikan “parade berkah” secara filosofis, menandai babak baru setelah vakum dan berkarya secara terpisah. Formasi ini sebelumnya dikenal sebagai Payung Teduh dan kini berlanjut dengan identitas baru.
Single “Laju” dirilis pada tahun 2026, menyusul beberapa karya lain seperti “Datang” yang menjadi single perdana Parade Hujan pada Juli 2023, serta “Cahaya” yang diluncurkan pada April 2026. Perilisan ini menegaskan produktivitas mereka pasca-reuni dan komitmen terhadap identitas baru, dengan “Laju” menjadi bagian integral dari narasi besar tersebut.
Sebuah Meditasi Kerinduan dan Resolusi Progresif
“Laju” merupakan single terbaru Parade Hujan tahun 2026, secara intrinsik terhubung dengan narasi besar reuni band. Kembalinya Is (vokalis) ke formasi awal Payung Teduh yang kini berevolusi menjadi Parade Hujan, menandai babak baru penuh harapan. Semangat “Parade Hujan”, dimaknai sebagai ‘parade berkah’ dari hujan, menjadi landasan filosofis di balik setiap karya mereka pasca-reuni, termasuk “Laju” yang menangkap esensi kerinduan mendalam. Untuk pembahasan lengkap lagu Laju dari Parade Hujan, kunjungi pembahasan lengkap lagu Laju dari Parade Hujan.
Ivan Penwyn Panjaitan, pencipta lirik dan komposer “Laju”, menenun narasi yang dimulai dengan keheningan dan refleksi, di mana harapan akan ‘kembali’ menjadi jangkar emosional. Introspeksi ini bertransformasi menjadi deklarasi tekad, “Tak akan bimbang kali ini,” mencerminkan resolusi mengatasi keraguan masa lalu. Pengulangan kata ‘Laju’ adalah metafora momentum tak terhentikan menuju perjumpaan, membawa serta esensi koneksi mendalam, rindu yang tak terpisahkan dari identitas dan perjalanan baru mereka.




Be the first to share your thoughts on this article.