Simpan lagu & beri skor Masuk untuk mulai
Temukan
Editorial
Telusuri
Language
Keluar

Keluar dari akun?

Ya, keluar Batal

Kirim ulang email Tutup

Masuk ke whisp.fm

Simpan lagu favoritmu, beri rating, dan jelajahi musik bersama.

Lanjutkan dengan Google
atau

Belum punya akun?

Buat akun

Bergabung untuk simpan, nilai, dan diskusi bersama.

Lanjutkan dengan Google
atau
whisp.fm/u/

Sudah punya akun?

Reset kata sandi

Kami akan mengirim tautan reset ke emailmu.

Tautan dikirim ke . Periksa kotak masukmu.

Language

Indonesia English
Berita

Terekam: Dokumenter Musik Independen Indonesia

W
whisp Newsroom
Editor Team

Dokumenter adalah salah satu cara merekam sebuah momen atau kejadian dalam runtutan waktu secara jelas. Tak sedikit dokumenter yang karena kualitas informasi dan kedalaman investigasi yang tersedia dalam konten kemudian menjadi rujukan yang berkualitas di masa mendatang. Dokumentasi mengenai musik independen atau secara populer disebut sebagai indie di Indonesia masih sangat jarang, padahal dokumenter mengenai musik indie di Indonesia menjadi sangat penting nilainya sebagai penanda sebuah zaman dan pelajaran penting untuk generasi mendatang.

Sebuah akun Youtube dan rumah produksi bernama Pijaru, yang juga pernah mendokumentasi hiruk pikuk dunia idol-ing JKT48, baru saja merilis film dokumenter pendek terbaru mereka yang kali ini mengangkat fenomena musik alternatif Indonesia di awal 2000an. Dalam dokumenter berjudul Terekam: Dokumenter Musik Independen Indonesia, Pijaru fokus untuk mengulas skena musik indie Jakarta yang lahir dari kampus Institut Kesenian Jakarta. Dinarasikan dengan ciamik, informatif, dan menarik, Pijaru berhasil menyajikan apa yang terjadi di masa itu dengan cara yang sangat menarik dan membuat penonton merasa ikut berpartisipasi langsung untuk kemudian masuk ke dalam kerinduan akan masa-masa itu.

Dokumenter ini memuat nama-nama yang sudah tidak asing lagi dalam skena musik alternatif Indonesia, seperti The Upstairs, White Shoes and the Couples Company, Goodnight Electric, dan The Adams. Pijaru tak hanya menawarkan sudut pandang dari sisi musisi yang tumbuh di masa itu saja, namun juga memberikan sudut pandang lain dari penggiat musik lainnya, seperti David Tarigan dan Eunice Nuh. Selain itu, Pijaru juga membawa kita ke mesin waktu untuk bernostalgia dengan lagu-lagu lama antemik dari direktori musik alternatif Indonesia, seperti “Matraman” milik The Upstairs, “Am I Robot” milik Goodnight Electric, sampai lagu White Shoes and the Couples Company berjudul “Senandung Maaf”.

Video dokumenter pendek ini berdurasi sekitar 12 menit yang akan membawa kita berjalan-jalan melewati lorong memori. Kalian bisa menonton video dokumenter Terekam: Dokumenter Musik Independen Indonesia di bawah ini. Jangan lupa untuk membagikannya kepada teman kalian ya.

Discussion

Be the first to share your thoughts on this article.