Pop



Pop dikenal dengan melodi catchy dan produksi modern, sering mencerminkan tren budaya populer yang mudah dinikmati.
Musik pop berakar dari genre populer sebelumnya seperti ragtime dan jazz di Amerika Serikat.
"Pop" berasal dari "popular," mencerminkan daya tarik luasnya.
Musik pop, singkatan dari "popular", pertama kali populer di Amerika Serikat pada tahun 1920-an, seiring munculnya industri rekaman pertama oleh Thomas Edison. Awalnya, musik ini digunakan sebagai pengiring dansa tango dan mencakup genre seperti jazz, blues, klasik, dan tradisional. Istilah "musik pop" sendiri dicetuskan oleh seniman Inggris Lawrence Alloway.
Pada masa ini, musik populer ditandai dengan melodi yang mudah diingat dan lirik sederhana, ditujukan untuk pendengar awam. Musik pop awal banyak menyerap elemen dari pop tradisional, Tin Pan Alley, teater Broadway, dan show tunes.
Musik pop modern lahir dengan rock and roll, diikuti dominasi band Inggris di seluruh dunia.
"Roll Over Beethoven and tell Tchaikovsky the news." – Chuck Berry
Pada pertengahan 1950-an, musik pop modern muncul di Amerika Serikat dan Inggris, sangat dipengaruhi oleh rock and roll. Artis seperti Elvis Presley, Chuck Berry, dan Little Richard memadukan blues, country, dan gospel, menciptakan suara revolusioner. The Beatles dan The Beach Boys menjadi ikon pada era 1960-an, membawa harmoni vokal kompleks dan lirik lebih dalam.
"Invasi Britania" oleh band-band seperti The Beatles dan The Rolling Stones mendominasi tangga lagu global, membawa pengaruh rock yang kuat ke dalam pop. Radio dan televisi berperan penting dalam mempopulerkan musik ini ke khalayak luas. Musik pop di Indonesia juga mulai berkembang pada 1960-an, dipengaruhi oleh The Beatles, dengan grup seperti Koes Bersaudara.
Disko dan synthesizer mengubah lanskap pop, melahirkan megastar dengan daya tarik global.
"Beat It, just beat it." – Michael Jackson
Tahun 1970-an didominasi oleh musik disko dengan irama dansa yang menghentak, dipopulerkan oleh Bee Gees dengan "Stayin' Alive" dan ABBA dengan "Dancing Queen". Pada 1980-an, synthesizer dan drum machine menjadi instrumen utama, melahirkan genre synth-pop.
Michael Jackson, dengan album seperti Thriller (1982), dan Madonna menjadi ikon global, mendefinisikan citra dan suara pop dekade ini. Musik pop terus menyerap elemen dari R&B dan hip-hop, yang mulai berkembang pesat di akhir 80-an.
Pop 90-an menampilkan keragaman genre, dari grunge hingga boy/girl band, dengan pengaruh R&B yang kuat.
"I want it that way." – Backstreet Boys
Dekade 1990-an menyaksikan diversifikasi musik pop. Meskipun grunge dan pop alternatif muncul sebagai kontra-arus utama, pop mainstream tetap kuat dengan dominasi boy band dan girl band seperti Backstreet Boys, Spice Girls, dan NSYNC. R&B kontemporer juga memberikan pengaruh besar pada suara pop.
Di Indonesia, band seperti Dewa 19 dengan lagu "Kangen" (1992) dan Sheila on 7 dengan lagu "Dan" (1999) menjadi sangat populer. Artis seperti Mariah Carey dan Whitney Houston juga melanjutkan evolusi pop vokal.
Era digital merevolusi distribusi musik, mempercepat globalisasi pop dengan fenomena streaming.
"Baby, baby, baby, oh." – Justin Bieber
Tahun 2000-an dan 2010-an ditandai oleh revolusi digital dan munculnya platform streaming. Artis seperti Justin Bieber, Katy Perry, dan Taylor Swift menjadi bintang global. Musik pop semakin banyak mengadopsi elemen dari EDM, hip-hop, dan R&B.
Globalisasi musik pop semakin terasa dengan popularitas K-Pop, seperti BTS dan BLACKPINK, yang meraih penggemar di seluruh dunia, terutama di kalangan milenial dan Gen Z. Di Indonesia, band seperti Peterpan (sekarang Noah), Nidji, dan Geisha mendominasi tangga lagu pop.
Pop kontemporer terus berevolusi, didorong oleh platform digital dan tren media sosial, mencerminkan isu sosial.
Musik pop adalah cerminan dari perubahan sosial, budaya, dan teknologi.
Di era 2020-an, musik pop terus beradaptasi dengan teknologi dan media baru. Platform seperti TikTok dan YouTube menjadi sarana utama bagi artis untuk meraih ketenaran dan menyebarkan tren. Munculnya subgenre seperti hyperpop dan bedroom pop menunjukkan fragmentasi dan eksperimentasi dalam produksi musik.
Musik pop kontemporer sering mencerminkan isu-isu sosial dan politik, dengan lirik yang lebih kompleks daripada musik pop sebelumnya. Budaya pop global, termasuk K-Pop, terus memengaruhi generasi muda, membentuk pola pikir dan perilaku mereka, meskipun ada tantangan terhadap nilai-nilai lokal.






Lagu-lagu dengan rating tertinggi dalam genre ini sepanjang masa.
Lihat semua lagu →Penambahan terbaru dalam genre ini — diurutkan berdasarkan tanggal rilis.
Lihat semua lagu →




Bernadya Menang Album of the Year. Sekarang Pendengarnya Tidak Mau Melepasnya Pergi

10 Lagu Katy Perry Yang Sering Dilupakan
20 Lagu Pop Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Temukan koleksi lagu Pop terbaik yang mendefinisikan tren musik global dan mudah diakses pendengar.