Simpan lagu favoritmu, beri rating, dan jelajahi musik bersama.
Lanjutkan dengan GoogleBelum punya akun?
Bergabung untuk simpan, nilai, dan diskusi bersama.
Lanjutkan dengan GoogleSudah punya akun?
Kami akan mengirim tautan reset ke emailmu.

A Lesson in the Abuse of Information Technology
The Menzingers didirikan pada tahun 2006 di Scranton, Pennsylvania, dengan formasi inti Greg Barnett (vokal, gitar), Tom May (vokal, gitar), Eric Keen (bass), dan Joe Godino (drum) yang tetap tidak berubah hingga kini. Mereka merilis demo perdana mereka pada tahun yang sama, segera menarik perhatian dengan suara punk rock mereka yang mentah dan energik. Debut album penuh mereka, A Lesson in the Abuse of Information Technology, dirilis pada tahun 2007 melalui Go-Kart Records.
Band ini kemudian menandatangani kontrak dengan Red Scare Industries, merilis EP Hold on, Dodge! pada tahun 2009 dan album Chamberlain Waits pada tahun 2010. Album-album awal ini membantu mereka mendapatkan pengakuan di ranah punk dan alternatif. Pada Mei 2011, The Menzingers mencapai tonggak penting dengan menandatangani kontrak dengan Epitaph Records, sebuah langkah yang membuka jalan bagi jangkauan audiens yang lebih luas.
We were weeping again, drunk on the impossible past.
Tahun 2012 menandai titik balik signifikan dengan perilisan album ketiga mereka, On the Impossible Past, melalui Epitaph Records. Album ini segera diakui secara luas oleh para kritikus musik, mendapatkan pujian dan menjadi “klasik” dalam kancah punk rock kontemporer, membawa band ini ke tingkat pengakuan yang baru. Album ini mengeksplorasi tema-tema kerinduan masa muda dan kenangan yang tak mungkin kembali.
Kesuksesan ini dilanjutkan dengan album Rented World pada tahun 2014, yang juga dirilis di bawah Epitaph. Album ini lebih jauh mengembangkan suara mereka, menampilkan lagu-lagu populer seperti “I Don’t Wanna Be an Asshole Anymore” yang menjadi salah satu lagu paling banyak didengar. Selama periode ini, The Menzingers menghabiskan banyak waktu untuk tur, memperkuat reputasi mereka sebagai band live yang dinamis dan membangun koneksi yang lebih dalam dengan penggemar mereka.
Where are we gonna go now that our twenties are over?
Pada tahun 2017, The Menzingers merilis After the Party, sebuah album yang secara terang-terangan membahas tema-tema penuaan dan transisi dari usia dua puluhan yang penuh gejolak. Album ini terbukti menjadi titik balik penting, tidak hanya secara artistik tetapi juga secara finansial, memungkinkan band ini untuk mempertahankan diri dan melihat ukuran pertunjukan mereka berlipat ganda. Album ini disebut-sebut sebagai salah satu album punk rock terbaik tahun 2017.
Mengikuti kesuksesan tersebut, mereka merilis Hello Exile pada tahun 2019. Album ini menunjukkan keragaman musik yang lebih besar, menggabungkan pengaruh Americana, classic rock, dan country, sambil tetap mempertahankan inti punk mereka. Liriknya bergeser ke arah perenungan tentang penuaan yang anggun dan isu-isu dunia nyata, menandai evolusi dalam penceritaan mereka. Pada tahun 2020, mereka juga merilis From Exile, yang menampilkan interpretasi akustik dari lagu-lagu Hello Exile.
The older I get, the less I know.
The Menzingers melanjutkan perjalanan musikal mereka dengan Some of It Was True, album ketujuh mereka yang dirilis pada Oktober 2023. Album ini melanjutkan eksplorasi tema-tema nostalgia, proses penuaan, dan refleksi pribadi, dengan Greg Barnett menyanyikan lirik seperti “The older I get, the less I know.” Band ini menunjukkan kemampuan untuk tetap relevan dengan penggemar mereka yang juga tumbuh dewasa bersama mereka.
Menatap masa depan, The Menzingers akan merilis album kedelapan mereka, Everything I Ever Saw, pada Juli 2026. Album ini dideskripsikan sebagai penjelajahan momen-momen perubahan signifikan—pribadi, politik, dan universal—sambil kembali ke prinsip-prinsip kreatif inti yang menempatkan mereka di peta. Ini mencerminkan komitmen baru terhadap pendekatan kolaboratif dan ikatan yang semakin kuat di antara para anggota setelah dua puluh tahun bersama.



Jadilah yang pertama berbagi pendapat tentang “Privat: Artist Discussion: The Menzingers”