
Sebuah pertemuan kebetulan di Arkansas mengarah pada satu dekade bermain di beragam proyek.
Lira Mondal dan Caufield Schnug, duo inti di balik Sweeping Promises, pertama kali bertemu pada tahun 2008 saat kuliah di Hendrix College, Arkansas. Pertemuan ini menjadi awal dari kemitraan musikal yang mendalam, di mana mereka menghabiskan lebih dari satu dekade bermain di berbagai proyek musik di Boston, termasuk band seperti Mini Dresses dan Dee-Parts.
Setelah bertahun-tahun bereksperimen dengan berbagai suara dan formasi, Sweeping Promises secara resmi terbentuk pada akhir 2019. Kelahiran band ini terjadi secara spontan di sebuah laboratorium sains kosong yang diubah menjadi ruang seni di Boston. Semangat DIY (Do-It-Yourself) dan etos kolaboratif yang mereka kembangkan selama bertahun-tahun menjadi landasan bagi pendekatan unik mereka dalam bermusik.
Keluaran debut yang dibangun khusus untuk apologis lo-fi yang renyah dengan ketidakcocokan sudut dan desis indie-pop.
Sweeping Promises meraih perhatian luas dengan album debut mereka, Hunger for a Way Out, yang dirilis pada 14 Agustus 2020. Album ini direkam menggunakan ‘teknik satu mikrofon’ yang dipatenkan di laboratorium beton yang tidak terpakai di Boston, menghasilkan suara post-punk yang mentah, energik, dan lo-fi. Meskipun dirilis di tengah pandemi COVID-19, album ini mendapat pujian kritis yang signifikan, dengan NME menyebutnya sebagai ‘debut album raksasa yang menyajikan alur basement dan semangat post-punk mentah’.
Setelah kesuksesan tak terduga dari album debut mereka, yang banyak beresonansi dengan perasaan isolasi selama lockdown, duo ini pindah ke Lawrence, Kansas. Mereka mendirikan rumah dan studio rekaman di sana, menandai babak baru dalam pendekatan DIY mereka. Pada tahun 2021, Sweeping Promises juga merilis single ‘Pain Without a Touch’, dan kemudian Sub Pop bergabung dengan Feel It Records untuk distribusi album mereka di luar Amerika Utara.
Rekaman sedikit lebih kompleks, tetapi kami masih ingin menjadi manusia gua.
Pada 30 Juni 2023, Sweeping Promises merilis album kedua mereka, Good Living Is Coming for You, melalui Feel It Records di Amerika Utara dan Sub Pop di wilayah lain. Album ini menunjukkan evolusi dalam proses rekaman mereka, menjauh dari teknik satu mikrofon yang ketat dari debut mereka, meskipun tetap mempertahankan etos minimalis. Caufield Schnug mencatat bahwa rekaman ini ‘sedikit lebih kompleks’, dengan penggunaan multi-mikrofon untuk drum namun tetap mengedepankan suara ‘fake-y mono’.
Sejak pindah ke Kansas, rumah dan studio mereka telah menjadi pusat komunitas artistik, tempat mereka mengerjakan puluhan album band lain dan menjadi tuan rumah tur. Band ini juga aktif melakukan tur di Amerika Serikat dan internasional. Melanjutkan momentum, Sweeping Promises telah mengumumkan album ketiga mereka, You Say I Romanticize, yang dijadwalkan rilis pada Agustus 2026. Album ini digambarkan sebagai eksplorasi obsesi dan isolasi, dengan vokal Lira Mondal yang lebih intens dan kolaborasi dengan drummer tur Spenser Gralla dalam sesi rekaman untuk menangkap urgensi pertunjukan live mereka.
Jadilah yang pertama berbagi tentang Sweeping Promises