
“I think it's a lost art to tell somebody that you'd pull the moon down for them.”
Stephen Christopher Sanchez, lahir pada 3 November 2002 di El Dorado Hills, California, memiliki koneksi awal dengan musik melalui koleksi piringan hitam kakek-neneknya. Di sana, ia menemukan dan jatuh cinta pada suara-suara klasik tahun 1950-an dan 60-an dari artis seperti Elvis Presley, Frank Sinatra, dan Nat King Cole. Pengalaman ini, ditambah dengan bermain drum di band gospel gerejanya dan tampil di sekolah menengah, membentuk fondasi gaya musiknya yang khas.
Titik balik besar datang pada Juni 2020 ketika Sanchez memposting cover lagu Cage the Elephant, “Cigarette Daydreams,” di TikTok. Kontennya yang konsisten menarik perhatian dan setelah membagikan cuplikan “Lady by the Sea,” penyanyi-penulis lagu Jeremy Zucker menawarkan diri untuk memproduseri versi resminya. Rilis “Lady by the Sea” pada Juli 2020 membawanya pada kontrak rekaman dengan Republic Records, menandai awal karir profesionalnya.
"Until I Found You"
Tahun 2021 menjadi tahun terobosan bagi Stephen Sanchez. Pada 1 September 2021, ia merilis single “Until I Found You,” sebuah lagu cinta yang terinspirasi dari tahun 50-an yang dengan cepat menjadi viral di TikTok. Lagu ini melonjak ke posisi #23 di Billboard Hot 100 dan #16 di UK Singles Chart, mengumpulkan miliaran stream di seluruh dunia dan meraih status multi-platinum. Kesuksesan lagu tersebut semakin diperkuat dengan rilis remix duet bersama Em Beihold pada April 2022.
Di tengah popularitas “Until I Found You,” Sanchez merilis EP debutnya, What Was, Not Now, pada Oktober 2021, diikuti oleh EP keduanya, Easy On My Eyes, pada 12 Agustus 2022. Kedua proyek ini menampilkan perpaduan pop retro dengan lirik yang tulus, memperkuat reputasinya sebagai artis yang mampu menghadirkan kembali pesona era lampau ke panggung modern. Pada November 2022, ia juga berkolaborasi dengan sesama penyanyi-penulis lagu Ashe dalam single “Missing You”.
“This record, for me, is the antithesis of love's entire humanity.”
Awal tahun 2023 melihat Stephen Sanchez menggoda penggemar dengan musik baru, merilis single seperti “Evangeline” pada 25 Januari dan “Only Girl” pada 28 April. Momen penting dalam karirnya terjadi pada 25 Juni 2023, ketika Sir Elton John mengundangnya ke panggung di Glastonbury Festival untuk membawakan “Until I Found You” bersama, sebuah pengakuan signifikan atas bakatnya.
Puncaknya datang pada 22 September 2023, dengan rilis album debutnya, Angel Face. Album 13 lagu ini adalah karya konseptual yang menceritakan kisah fiksi “The Troubadour Sanchez” dan romansa penuh gejolaknya di tahun 1950-an, menyoroti kecintaannya pada suara dan penceritaan klasik. Kesuksesan album ini membawanya pada tur dunia yang luas hingga Mei 2024, dan versi deluxe, Angel Face (Club Deluxe), dirilis pada April 2024. Sanchez juga berkontribusi pada soundtrack dokumenter Disney+ The Beach Boys dan tampil di album konsep The Warriors karya Lin-Manuel Miranda.
“Sweet Love”
Menjelang tahun 2026, Stephen Sanchez terus mengembangkan karir musiknya. Pada 14 November 2025, ia merilis EP Dress & Tie bersama tunangannya, Devi Tuil, sebagai duo Dress & Tie. Ini diikuti oleh single “Sweet Love” yang dirilis pada 9 Januari 2026, yang juga disertai dengan video musik.
Pada 4 Maret 2026, Sanchez mengumumkan album keduanya, Love, Love, Love, yang kemudian dirilis pada 8 Mei 2026. Album ini diperkirakan akan mengeksplorasi arah suara yang berbeda dari gaya 50-an/60-an yang khas dari Angel Face. Sanchez juga memulai “Sing Love Again Tour” di seluruh Eropa mulai 25 April 2026, dan membuat debutnya yang sangat dinanti-nantikan di Grand Ole Opry pada 11 April 2026, serta tampil di Capital’s Summertime Ball 2026.
Jadilah yang pertama berbagi tentang Stephen Sanchez