"white Jeep", "wish I didn't see that", "Corner"
Pada April 2021, Sace6 memulai debutnya sebagai proyek solo yang dipimpin oleh vokalis Sace, merilis lagu-lagu awal seperti “white Jeep” dan “wish I didn’t see that”. Musisi dari Long Island, New York ini segera pindah ke Los Angeles pada tahun yang sama, di mana ia mulai merekam musik dengan pendekatan DIY di apartemennya. Di sinilah Noah Thomas, seorang teman lama dan produser, mulai memainkan peran penting, berkontribusi pada pengembangan suara awal Sace6.
Selama periode ini, Sace6 dikenal karena memadukan elemen emo, alternatif, shoegaze, pop, dan metal, menciptakan estetika romantis monokromatik yang khas. Sementara Sace membangun identitas musikal proyeknya, Noah Thomas juga aktif dengan rilis solonya sendiri, termasuk single “Hide It” pada tahun 2021 dan “forever, in minutes” pada tahun 2023, menunjukkan keahliannya sebagai seorang musisi dan produser yang serbaguna.
“Limerence”, “velvet”, “easy exit”, “Spine (feat. Sace6) [Live]”
Akhir tahun 2024 menandai titik balik signifikan bagi Sace6, saat proyek solo ini secara resmi bertransformasi menjadi duo. Noah Thomas bergabung sebagai anggota penuh, menyumbangkan keahliannya pada gitar, vokal latar, dan produksi, melengkapi Sace untuk membentuk unit alternatif metal. Pergeseran ini memperkuat perpaduan genre mereka, menciptakan suara yang terasa rapuh namun konfrontatif, dengan dualitas kelembutan versus distorsi menjadi inti estetika mereka. Noah Thomas juga melanjutkan proyek solonya, merilis EP If Love Could Save Us, We’d Live Forever dan single “Whisper” pada tahun 2024, termasuk kolaborasi dengan Sace6 dalam lagu “Spine (feat. Sace6) [Live]”.
Pada pertengahan tahun 2025, Sace6 merilis EP debut mereka, Limerence, yang menampilkan kolaborasi dengan artis seperti Rain City Drive dan jxdn. EP ini dengan cepat mendefinisikan bahasa sonik inti band kepada audiens internasional yang berkembang. Single-single penting seperti “velvet” (dengan jxdn), “easy exit”, “said and done”, dan “devotion” juga dirilis pada tahun 2025. Duo ini mengukuhkan reputasi mereka melalui tur ekstensif di seluruh Amerika Utara, Inggris, dan Eropa, termasuk penampilan di Vans Warped Tour di Orlando, mendukung artis seperti LiL Lotus dan Amira Elfeky.
“ego”, “covet”, brutalist
Tahun 2026 menjadi tahun monumental bagi Sace6. Pada Januari 2026, duo ini secara resmi mengumumkan penandatanganan kontrak dengan Sumerian Records, sebuah label yang dikenal dengan artis-artis yang melampaui batas genre konvensional. Penandatanganan ini bertepatan dengan perilisan single “ego” yang sangat dinantikan, sebuah lagu yang menyelami dinamika kekuasaan dan kegelisahan emosional dalam hubungan. Ini diikuti oleh single “covet” pada bulan Maret 2026, yang semakin menunjukkan kemampuan mereka dalam menciptakan lanskap suara eksperimental.
Puncak dari perjalanan mereka adalah perilisan album debut penuh mereka, brutalist, pada tanggal 8 Mei 2026. Album ini, yang mencakup lagu-lagu seperti “basorexia”, “reverie”, “nepenthe”, “covet”, “besotted”, “ego”, dan “allured”, mewakili visi artistik Sace dan Noah Thomas yang paling jujur dan rentan. brutalist dirancang untuk menantang persepsi musik pop, memadukan tekstur atmosfer dengan suara sinematik yang intens, menegaskan posisi Sace6 sebagai inovator di persimpangan pop, R&B, dan metal.
Jadilah yang pertama berbagi tentang Sace6