Simpan lagu & beri skor Masuk untuk mulai
Temukan
Editorial
Telusuri
Language
Keluar

Keluar dari akun?

Ya, keluar Batal

Kirim ulang email Tutup

Masuk ke whisp.fm

Simpan lagu favoritmu, beri rating, dan jelajahi musik bersama.

Lanjutkan dengan Google
atau

Belum punya akun?

Buat akun

Bergabung untuk simpan, nilai, dan diskusi bersama.

Lanjutkan dengan Google
atau
whisp.fm/u/

Sudah punya akun?

Reset kata sandi

Kami akan mengirim tautan reset ke emailmu.

Tautan dikirim ke . Periksa kotak masukmu.

Language

Indonesia English
Band

Mooner

Indonesia · 2010s – sekarang
Mooner
Perjalanan Karir
2015-2016: Formasi Supergrup & Akar Psychedelia

Mooner muncul sebagai supergrup rock Bandung, menggali kedalaman suara psychedelia tahun 70-an.

“Sebuah kolaborasi yang melampiaskan gairah akan keriuhan distortif musik-musik rock era '70an.”

Mooner dibentuk pada tahun 2015 di Bandung, Indonesia, sebagai proyek kolaborasi ambisius yang menyatukan talenta dari kancah musik independen tanah air. Anggotanya meliputi M. Absar Lebeh (gitar/vokal) dari The Slave, Rektivianto “Rekti” Yoewono (bass) dari The S.I.G.I.T., Pratama Kusuma (drum/vokal) dari Sigmun, dan Marshella Safira (vokal) dari Sarasvati. Awalnya, para musisi ini, yang juga sesama penggemar papan seluncur, mendirikan kelompok dengan aliran musik stoner rock yang terinspirasi kuat dari grup-grup musik Indonesia era 1970-an seperti Panbers dan AKA, serta band internasional seperti Blue Cheer dan Leafhound.

Proses pembentukan Mooner sebagian besar bersifat organik, berawal dari sesi jamming yang tidak disengaja dan berkembang menjadi materi lagu yang kemudian mengisi album debut mereka. Rekti Yoewono, yang dikenal sebagai vokalis dan gitaris di The S.I.G.I.T., mengambil peran bass di Mooner, menunjukkan eksplorasi musikal yang baru. Band ini dengan cepat menarik perhatian berkat latar belakang anggota-anggotanya yang sudah mapan, menjanjikan suara rock abrasif dengan sentuhan retro yang kental.

2017-2018: Era 'Tabiat' dan Pengakuan Internasional

Album debut 'Tabiat' merumuskan identitas Mooner dengan rock psikedelik berat bercita rasa Timur.

“12 tracks of heavy psych with strong influences of Indian Raga and Middle Eastern touches.”

Pada April 2017, Mooner merilis album penuh perdana mereka, Tabiat, melalui Bhang Records. Album ini segera diakui sebagai ‘monster’ dengan 12 lagu heavy psych yang kaya akan pengaruh raga India dan sentuhan Timur Tengah, memadukannya ke dalam ramuan stoner rock yang unik. Tabiat disebut sebagai pembaruan suara psikedelik berat Indonesia awal 70-an, namun tetap setia pada akar adegan aslinya.

Kritikus memuji Tabiat karena kepiawaian teknis dan kemampuannya menyuguhkan sinkopasi konstan antara instrumen, menciptakan keseimbangan antara keketatan dan ‘kelonggaran’ ala rock ‘n’ roll. Lagu-lagu seperti “Buruh”, “Takana 1”, “Ingkar”, dan “Lancang” menonjol dengan riff gitar fuzz yang kuat dan irama psikedelik yang memukau. Keberhasilan Tabiat tidak hanya terbatas di Indonesia; album ini dirilis secara global pada Desember 2017 melalui Outer Battery Records, dengan cetakan vinyl edisi terbatas yang memperluas jangkauan Mooner ke pasar internasional.

2019-Sekarang: Eksplorasi Berkelanjutan & 'O. M.'

Mooner memperdalam jejak musikalnya dengan album 'O. M.' dan terus berevolusi.

“Terus menghadirkan karya yang berbeda.”

Melanjutkan momentum dari kesuksesan Tabiat, Mooner merilis album kedua mereka, O. M. (juga disebut Om), pada Februari 2019. Album ini menunjukkan evolusi dalam suara band, mempertahankan ciri khas rock psikedelik mereka sambil terus bereksperimen dengan elemen-elemen baru. Mooner terus menegaskan posisi mereka sebagai salah satu band rock penting di kancah musik independen Indonesia, dikenal karena karyanya yang tidak pernah main-main dan penampilan live yang kuat.

Dengan Rekti Yoewono (bass), Marshella Safira (vokal), Absar Lebeh (gitar), dan Pratama Kusuma (drum) sebagai inti, Mooner terus menciptakan musik dengan distorsi mengaung dalam tempo lambat, sebuah gaya yang menjadi identitas mereka. Kehadiran mereka di festival-festival besar seperti Rock In Celebes pada tahun 2018 mengukuhkan reputasi mereka sebagai penampil live yang tidak diragukan lagi. Hingga saat ini, Mooner terus aktif, dengan rilisan terbaru seperti single “입춘 (the beginning of spring)” pada Februari 2025, menunjukkan komitmen mereka terhadap eksplorasi musikal yang berkelanjutan dan relevansi dalam lanskap musik kontemporer.

Info
Dibentuk
2015
Aktif
2010s – sekarang
Kota Asal
Bandung, Jawa Barat, Bandung
Anggota
Absar Lebeh2015 – sekarang
background vocals, guitar
Rekti Yoewono2015 – sekarang
background vocals, bass guitar
Asal
Indonesia
Sosial
Fun Fact
📋
Fitur daftar segera hadir
Riwayat Chart
📈
Riwayat chart segera hadir
Diskusi

Jadilah yang pertama berbagi pendapat tentang “Privat: Artist Discussion: Mooner”