
Ditulis pada
oleh

No summary available.
Miley Cyrus tidak pernah ragu untuk menangkap sifat kehidupan yang mentah dan fana dalam musiknya dan “End of the World” adalah bukti dari keahliannya tersebut. Diproduksi bersama Molly Rankin (Alvvays), lagu ini memiliki nuansa dreamy dengan sentuhan indie yang terasa nostalgik dan sekaligus mendesak—seolah-olah lagu ini berada di tepi waktu itu sendiri.
Ketimbang terjebak dalam ketakutan atau keputusasaan, lagu ini mengubah konsep akhir yang mendekat menjadi sesuatu yang mendebarkan—sebuah alasan untuk mencintai lebih dalam, menjalani hidup dengan lebih lantang, dan merangkul setiap momen selagi masih ada.
“End of the World” adalah lagu tentang keteguhan, bukan dalam arti pemberontakan, tetapi dalam makna emosional yang lebih dalam. Lagu ini dimulai dengan momen kerentanan—saat seorang kekasih mengungkapkan kesedihannya, merasa seolah-olah dunia di sekelilingnya sedang runtuh.
“Today you woke up and you told me that you wanted to cry
The sky was fallin’ like a comet on the Fourth of July”
Namun, daripada menyerah pada ketakutan, Miley Cyrus menawarkan alternatif: Bagaimana jika, daripada meratap, mereka memilih untuk merayakan? Bagaimana jika, daripada terdiam dalam ketidakpastian, mereka menggunakannya sebagai alasan untuk hadir sepenuhnya dan tanpa penyesalan?
“Baby, you’ve been thinkin’ ‘bout the future like it’s already yours
Show me how you’d hold me if tomorrow wasn’t coming for sure”
Pesan ini mengalir sepanjang lagu, mengubah apa yang bisa menjadi ratapan melankolis menjadi sebuah himne kegembiraan tanpa batas. Miley Cyrus mengajak pasangannya untuk menghabiskan setiap uang terakhir, menari dengan penuh kebebasan, dan saling mendekap seolah-olah tidak ada hari esok—karena pada akhirnya, esok tidak pernah benar-benar pasti.
Salah satu gagasan paling menyentuh dalam lagu ini adalah tindakan berpura-pura. “Let’s pretend it’s not the end of the world,” Cyrus mengulanginya seperti mantra. Ungkapan ini bukan sekadar bentuk penyangkalan; ini adalah cara menemukan kekuatan dalam sudut pandang yang lain. Bahkan jika langit benar-benar runtuh, bahkan jika segalanya terasa tidak pasti, ada ketenangan dalam memilih cinta daripada ketakutan.
“Let’s pretend it’s not the end of the world
Oh-oh, oh-oh, oh-oh-oh, oh-oh (The sky is falling, falling like a comet now)”
Dengan cara ini, lagu ini mencerminkan cara manusia menghadapi kecemasan eksistensial—dengan menemukan makna dalam kebahagiaan-kebahagiaan kecil, dengan bersandar pada orang-orang terkasih, dengan mengubah kehancuran menjadi sesuatu yang indah.
“Let’s spend the dollars you’ve been savin’ on a Mercedes-Benz
And throw a party like McCartney with some help from my friends”
Pendekatan ini terjalin dalam imaji yang digunakan dalam lagu. Alih-alih berfokus pada kehancuran, Miley Cyrus melukiskan gambaran petualangan dan spontanitas: mengendarai Mercedes-Benz tanpa peduli tabungan, mengadakan pesta ala Paul McCartney, tersesat di jalanan Paris, melukis kota seperti Picasso.
Momen-momen ini bukan sekadar bentuk pelarian; ini adalah deklarasi kehidupan. Jika segalanya harus berakhir, mengapa tidak menjadikannya luar biasa?
Saat lagu ini mencapai klimaksnya, ketegangan semakin kuat. Miley Cyrus bernyanyi tentang menyentuh titik terendah, menenggak minuman untuk melupakan, mencari ketenangan dalam Nirvana—baik dalam arti spiritual maupun band legendaris yang merepresentasikan kegelisahan eksistensial.
Namun, bahkan dalam momen-momen keterpurukan itu, ada pesan yang tersembunyi: cinta adalah hal yang membuat segalanya berharga. Tragedi sejati bukanlah akhir itu sendiri, melainkan waktu yang terbuang dalam ketakutan akan akhirnya.
“Ooh, let’s go to Paris, I don’t care if we get lost in the scene
Paint the city like Picasso would’ve done in his dreams
Do the things that we were way too terrified of before
Ooh, I wanna take you to Nirvana, we can’t take it too far”
Pada akhirnya, “End of the World” bukan tentang kehancuran—ini tentang merangkul hidup selagi kita masih memilikinya. Cyrus mengingatkan kita bahwa setiap momen itu fana, bahwa tidak ada yang abadi, dan mungkin cara paling indah untuk menjalani hidup adalah dengan berpura-pura, meskipun hanya untuk sesaat, bahwa semuanya akan bertahan selamanya.
Bagi yang ingin mendengar lagu ini secara langsung, “End of the World” tersedia di YouTube dengan video musik yang menyertainya.
[Intro]
Oh-oh, oh-oh, oh-oh-oh, oh-oh
Oh-oh, oh-oh, oh-oh-oh, oh-oh
[Verse]
Today you woke up and you told me that you wanted to cry
The sky was fallin’ like a comet on the Fourth of July
Baby, you’ve been thinkin’ ‘bout the future like it’s already yours
Show me how you’d hold me if tomorrow wasn’t coming for sure
[Chorus]
Let’s pretend it’s not the end of the world
Oh-oh, oh-oh, oh-oh-oh, oh-oh
Let’s pretend it’s not the end of the world
Oh-oh, oh-oh, oh-oh-oh, oh-oh
[Verse]
Let’s spend the dollars you’ve been savin’ on a Mercedes-Benz
And throw a party like McCartney with some help from my friends
Yeah, let’s go down to Malibu and watch the sun fade out once more
Show me how you’d hold me if tomorrow wasn’t comin’ for sure
[Chorus]
Let’s pretend it’s not the end of the world
Oh-oh, oh-oh, oh-oh-oh, oh-oh
Let’s pretend it’s not the end of the world
Oh-oh, oh-oh, oh-oh-oh, oh-oh (The sky is falling, falling like a comet now)
(I can see it coming down)
Oh-oh, oh-oh, oh-oh-oh, oh-oh (The sky is falling, falling like a comet now)
[Bridge]
Ooh, let’s go to Paris, I don’t care if we get lost in the scene
Paint the city like Picasso would’ve done in his dreams
Do the things that we were way too terrified of before
Ooh, I wanna take you to Nirvana, we can’t take it too far
Hit the bottom of the bottle and forget who we are
Hold me close, you know tomorrow isn’t coming for sure
[Breakdown]
Let’s pretend it’s not the end of the world
Let’s pretend it’s not the end of the world
Let’s pretend it’s not the end of the world
Let’s pretend, it’s not the end (Let’s pretend it’s not the end of the world)
Let’s pretend, it’s not the end (The sky is falling, like the end of the world)
Let’s pretend, it’s not the end, end, end
[Chorus]
Oh-oh, oh-oh, oh-oh-oh, oh-oh
Let’s pretend it’s not the end of the world
Oh-oh, oh-oh, oh-oh-oh, oh-oh (The sky is falling, falling like a comet now)
Let’s pretend it’s not the end of the world
Oh-oh, oh-oh, oh-oh-oh, oh-oh (The sky is falling, falling like a comet now)
Let’s pretend it’s not the end of the world (The sky is falling, falling like a comet now)
I can see it coming down
All rights reserved